Belanda Juara Tanpa Gelar Mahkota di Piala Dunia


Belanda
Pemain Bola Belanda
Semua orang sudah mengenal negeri Bunga Tulip yaitu Belanda, bukan hanya soal keindahan negaranya, bukan sekedar namanya yang mentereng saja, tetapi di dunia persepakbolaan negeri Belanda juga sangat populer dan terkenal. Belanda telah berhasil mencetak pemain-pemain bintang berkelas, seperti Johan Cruyff, Arjen Robben, Robin Van Persie, Sneijder, Van Der Sar, Van Bommel dan masih banyak deretan pemain bintang yang lainnya.

Mereka besar di Belanda dan darah Belanda mengalir di dalam tubuh mereka. Tapi sangat disayangkan, sepanjang kejuaraan piala dunia semenjak tahun 1930 sampai 2014 Belanda belum pernah mencicipi manisnya menjadi juara Piala Dunia.

Piala Dunia memang kompetisi yang besar, tapi selama 20 pergelaran yang telah berlangsung, Belanda hanya mampu menjadi runner-up 3 kali, bahkan 2 tahun beruntun. Runner-up itu terjadi pada tahun 1974 di Jerman Barat dan ditaklukkan oleh Jerman Barat sendiri, kemudian pada tahun 1978 di Argentina dan ditaklukkan juga oleh Argentina, dan terakhir pada piala dunia tahun 2010 di Afrika Selatan, Belanda ditaklukkan oleh Spanyol. Sangat disayangkan, 3 kali Belanda hanya berstatus sebagai runner-up dan layak diberikan penghormatan sebagai “sang juara tanpa mahkota”. Karena masuk ke partai final 3 kali itu tidak mudah, butuh banyak pengorbanan dan kerja keras.

Argentina vs Belanda
Kekalahan Belanda Atas Argentina

Tapi di sisi lain, beruntungnya Belanda pernah meraih gelar piala eropa satu kali, yakni pada pergelaran Piala Eropa pada tahun 1988 yang diadakan di Jerman Barat. Belanda sukses keluar sebagai juara setelah mengalahkan perlawanan Uni Soviet di partai puncak dengan skor 2-0. Paling tidak piala eropa ini bisa menjadi obat penawar dan penghibur bagi Belanda yang sampai saat ini belum dapat meraih gelar Piala Dunia. 

Tapi bagi negara-negara eropa, terlebih lagi negara yang terkenal dan hebat, juara piala eropa itu tidak cukup, alias harus juara piala dunia juga. Hampir Belanda menjuarai 3 kali final dan selama itu juga Belanda menelan rasa pahit yang cukup mendalam. Sampai saat ini, bekas kekalahan di 3 partai final piala dunia masih berbekas di benak semua pemain dan segenap warga Belanda. Mereka berharap Belanda segera mengakhirkan kutukan “juara tanpa mahkota” menjadi “juara yang menghanguskan kutukan pahit”.
Share on Google Plus

Yusri Triadi

0 comments:

Post a Comment

I N F O T A I M E N T

-

FILM JADUL