Kenangan Indah Inter Milan Diakhiri Dengan Kepergian The Special One


Inter Milan
Inter Milan Treble Winners pada musim 2009-2010
Siapa penggemar sepakbola di dunia ini yang tak mengenal tim asal ibukota Italia yang satu ini, yakni Internazionale Milano atau yang lebih sering kita sebut Inter Milan. Tim asal negeri pizza itu kini dimiliki oleh pengusaha Indonesia, Eric Thohir. Musim ini Inter Milan berusaha terus berbenah diri dan memperbaiki kualitas permainan mereka.
Dan sepertinya perlahan namun pasti mereka terus menunjukkan jati diri mereka yang sesungguhnya sebagai tim papan atas di Serie A Italia. Tim yang bermarkas di Giuseppe Meazza itu semakin lama semakin menunjukkan perubahan ke arah yang lebih baik secara signifikan. Itu tentunya suatu kabar yang bagus terutama bagi para penggemar Inter Milan di seluruh dunia.

Berbicara mengenai Inter Milan tentu tidak terlepas dari sepanjang sejarah klub, berbagai rentetan gelar dan trofi sudah dikoleksi tim yang bertetangga dengan AC Milan ini. Tentu masih kekal di ingatan kita ketika Inter Milan sukses dengan tribble winners mereka pada musim 2009-2010, sekitar 5 tahun yang lalu. Kala itu mereka masih diasuh pelatih bertangan dingin asal Portugal sekelas Jose Mourinho. Pelatih yang sudah mencicipi berbagai gelar itu pernah mendulang masa-masa kejayaannya bersama tim ibukota Italia itu. Musim yang bisa kita katakan salah satu musim terbaik Inter Milan yang pernah ada, karena di musim itu mereka amat perkasa di bawah asuhan Mou.

Mou dan Zanetti
Jose Mourinho (Kiri), Javier Zanetti (Kanan)
Kala itu, mereka “membantai” semua tim yang berusaha menghadang jalan mereka dalam meraih gelar-gelar bergengsi, di Liga Champions saja mereka berhasil mempecundangi Bayern Munchen 2-0 di partai final lewat borongan 2 gol dari Diego Milito kala itu. Sebelumnya mereka juga sukses menaklukkan perlawanan Barcelona yang diluar dugaan kalah dengan Inter Milan. Bukan hanya itu, mereka juga sukses memboyong trofi Serie A dan juga Coppa Italia, mengalahkan pesaing-pesaingnya macam Juventus, AC Milan dan AS Roma. Tetapi setelah dapat meraih tribble winners tersebut, The Special One, julukan Mou memutuskan hengkang dari Inter Milan untuk pindah ke negeri Matador.

Mou memutuskan untuk bergabung dengan El Real untuk beberapa musim. Sungguh kenangan indah yang harus diakhiri dengan suatu perpisahan yang amat meninggalkan bekas bagi para fans Inter Milan. Karena Mou pergi dengan meninggalkan predikat Inter Milan sebagai juara bertahan di tiga kompetisi bergengsi itu.|YS|
Share on Google Plus

Yusri Triadi

0 comments:

Post a Comment

I N F O T A I M E N T

-

FILM JADUL